Advertising

Pelatihan ADVERTISING di HSP Academy

Jadwal Pelatihan

Pilih tanggal dan metode training

—
—
Cover Pelatihan Advertising - HSP Academy

Apakah anda mengalami hal ini?

iklan yang Anda jalankan belum memberikan ROI yang optimal, meskipun anggaran sudah cukup besar
kesulitan menentukan strategi advertising yang tepat di tengah perubahan algoritma dan tren digital yang cepat
iklan belum tepat sasaran, sehingga target audiens kurang tertarik atau tidak melakukan aksi
belum mampu menganalisis data performa iklan secara mendalam untuk pengambilan keputusan yang lebih strategis
masih mengandalkan teknik advertising dasar, sementara kompetitor sudah menggunakan strategi lanjutan dan berbasis data
kampanye iklan sering berjalan tanpa arah yang jelas, sehingga brand awareness dan konversi sulit meningkat

Dengan Fasilitas

checklist fasilitas

Hard / Soft Copy Materi Training

checklist fasilitas

Training KIT

checklist fasilitas

2x Coffee Break

checklist fasilitas

Makan Siang

checklist fasilitas

Sertifikat Training HSP Academy

checklist fasilitas

Souvenir Training

checklist fasilitas

FREE Webinar Lifetime

checklist fasilitas

FREE Antar Jemput Hotel - Lokasi Training (Gading Serpong)

checklist fasilitas

Doorprize

checklist fasilitas

Dokumentasi Selama Kegiatan Training

Persyaratan Pelatihan

Softcopy KTP

Apa yang Dipelajari dan Didapatkan

Di era digital saat ini, Advertising menjadi ujung tombak keberhasilan pemasaran, namun masih banyak pelaku usaha dan tenaga profesional yang menghadapi 5 Hazard utama dalam Advertising, yaitu pesan tidak jelas, target audiens tidak tepat, konten tidak persuasif, ketidaksesuaian dengan regulasi, serta rendahnya konversi. Kurangnya pemahaman teknik copywriting yang tepat menyebabkan Advertising tidak optimal dan berisiko melanggar ketentuan pemerintah, seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen, peraturan periklanan digital, serta etika promosi yang diatur oleh pemerintah dan lembaga terkait. Kondisi ini menuntut peningkatan kompetensi agar Advertising tidak hanya menarik, tetapi juga aman, etis, dan sesuai regulasi.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, HSP Academy menghadirkan Pelatihan Advertising dengan Metode Copywriting yang dirancang untuk mengatasi 5 Hazard dalam Advertising melalui pendekatan problem solving, strategi penulisan persuasif, serta pemahaman regulasi pemerintah yang berlaku. Pelatihan ini membantu peserta menciptakan Advertising yang efektif, patuh hukum, dan berdampak langsung pada peningkatan penjualan serta brand awareness. Segera bergabung bersama HSP Academy dan tingkatkan kemampuan Advertising Anda agar lebih profesional, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pasar yang terus berkembang.

Materi Pelatihan

I. Menentukan tujuan iklan.

Tujuan iklan umumnya adalah hasil / tujuan yang ingin dicapai dari target audience yang spesifik pada kurun waktu tertentu.  Ada 3 tujuan umum dari iklan antara lain :

  • Misalnya : menginformasikan customer mengenai produk baru
  • Persuasi / membujuk. Misal : mengarahkan customer untuk berpindah merek ke merek produk perusahan tersebut
  • Mengingatkan (remind). Misal : mengingatkan customer dimana ia bisa mendapatkan produk tersebut atau mengingatkan dengan kegunaan produk

II. Menentukan anggaran iklan.

Ada 5 factor spesifik dalam mempertimbangkan dan menetapkan anggaran periklananan :

  1. Tahap dalam siklus hidup produk : Produk baru umumnya mendapat anggaran iklan yang besar guna membangun kesadaran dan membuat pelanggan mencoba produk tersebut. Merek yang sudah mapan biasanya didukung oleh anggaran periklanan yang lebih rendah sebagai rasio penjualannya.
  1. Pangsa pasar dan basis konsumen : Merek dengan pangsa pasar yang tinggi biasanya membutuhkan lebih sedikit biaya iklan sebagai persentase terhadap penjualan guna mempertahankan pangsanya. Untuk memperbesar pangsa dengan meningkatkan ukuran pasar memerlukan pengeluaran iklan yang lebih besar.
  1. Frekuensi periklanan : Jumlah pengulangan yang diperlukan untuk penyampaian pesan kepada konsumen juga sangat menentukan anggaran iklan.
  2. Persaingan dan gangguan. Dalam pasar dengan banyak pesaing dan pengeluaran iklan yang tinggi, suatu merek harus diiklankan secara besar-besaran agar terdengar ditengah kegaduhan pasar.
    1. Metode biaya yang efektif untuk komunikasi dengan audiens yang besar.
    2. Iklan dapat digunakan untuk membangun brand images dan daya penarik symbolis bagi perusahaan / brand.
    3. Kemampuan iklan untuk mendengarkan perasaan konsumen ketika elemen-elemen lain dari marketing mix sulit menjangkaunya.

Metode penentuan anggaran iklan sendiri terbagi menjadi :

  1. Persentase dari penjualan, pendapatan atau profit (Percentage). Umumnya dasar perhitungan anggaran iklan yang sering digunakan adalah berdasarkan penjualan atau pendapatan. Perhitungan anggaran iklan dengan share profit umumnya lebih sulit karena banyak faktor yang mempengaruhi naik turunnya profit walaupun iklannya sudah cukup efektif. Misal : biaya operasional yang membengkak, SDM, dan lain – lain.
  2. Unit Penjualan (Unit of Sales) Dengan metode ini, umumnya perusahaan mengalokasikan sejumlah nilai tetap dari setiap unit produk atau jasa yang dijual. Misal : dari setiap Rp. 50 per unit persen yang dijual, perusahaan menyisihkan Rp. 5 untuk biaya iklan. Metode ini umumnya cocok digunakan untuk produk khusus (speciality product) seperti mesin cuci atau mobil. Namun untuk produk dengan varian yang luas, metode ini relatif sulit digunakan karena perusahaan harus membagi alokasi anggaran dari berbagai jenis varian produk.
  3. Tugas dan Tujuan (Objective & Task) Metode ini adalah yang paling sulit namun dilain pihak, dianggap sebagai metode yang paling akurat karena dapat disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan pada kurun waktu tertentu.  Berlawanan dengan metode Persentase yang menentukan anggaran terlebih dulu tanpa memperhitungkan bagaimana penggunaan anggaran tersebut, metode Tugas dan Tujuan memerlukan rincian aktifitas dan tujuan apa yang ingin dicapai melalui kampanye iklan tersebut. Misalnya : Menaikkan penjualan 25% dari area pemasaran di Jawa. Dengan demikian, kegiatan iklan dan pemilihan medianya dapat disesuaikan dengan tujuan tersebut.

III. Menentukan pesan kunci dari iklan (key messages). Pesan iklan yang sukses umumnya memiliki 3 karakteristik :

  1. Relevan dan berarti (meaningful)
  2. Menarik perhatian (disctinctive)
  3. Dapat dipercaya

VI. Menentukan media yang akan digunakan. Faktor kunci dalam menentukan media yang tepat mencakup :

  1. Reach / jangkauan : proporsi atau segmen target mana yang akan dibidik
  2. Frekwensi : berapa target eksposure atau berapa kali paparan iklan ini akan diberikan ke publik / target audience
  3. Impact atau pengaruh : media mana yang dianggap memberikan respon tertinggi apabila iklan ditayangkan
  4. Timing / pemilihan waktu penayangan iklan
  1. Evaluasi hasil dan efektivitas iklan. Umumnya evaluasi terhadap kampanye iklan mencakup 2 hal yaitu :
    1. Efek komunikasi : apakah iklan telah tepat sasaran atau pesan yang ingin disampaikan sudah sesuai dengan pemahaman audience ?
    2. Efek penjualan : berapa pertumbuhan penjualan yang berhasil diciptakan oleh kampanye iklan tersebut.
PROMO EARLY BIRD

Rp 4.000.000

Rp 3.500.000

Wajib Pembayaran H-10

Ambil Promo
PROMO

Rp 4.000.000

Rp 3.750.000

10 Orang Pendaftar Pertama

Hubungi Kami
Butuh Bantuan? Hubungi kami